Selasa, 26 Juli 2011

Sebuah Kisah Kekosongan




         Saat kisah ini ditulis, terjadi kekosongan yang cukup mendalam di berbagai aspek kehidupan saya. menjadi sebuah dilema akankah saya harus bersikap senang atau bersikap sedih, atau bahkan mampu mengguratkan segaris emosi tentang keadaan yang sangat kosong yang sedang saya rasakan saat ini?

         Bermuila ketika pagi ini saya mulai memekakan mata saya sehabis bangun dari tidur lelap semalam. Bingung dengan perasaan yang saya rasakan, tentang sebuah kehampaan yang mengusik suasana pagi yang dingin dirumah saya saat ini. Namun akhirnya saya tersadfar bahwa saya harus mengucap syukur pada Tuhan atas berkat anugerahnya yang mengijinkan saya untuk hidup satu hari lagi didunia. Meski saya masih merasa ada yang mengganjal pada kondisi perasaan saya saat ini, entah apa yang saya alami saat ini.

        Renungan rutin yang biasa saya lakukan di waktu pagin terasa cukup menyejukkan, bisa mengurangi rasa kehampaan saya saat ini. Puji Tuhan, beerkatNya selalu melimpah bagui kita yang percaya penuh padaNya.

        Terkesima dengan sosok Bapak Yosuayang mampu memimpin Bangsa Israel untuk melumpuhkan Kota Ai dengan strategi perang yang sangat cerdik. Sosok Bapak Yosua yang takut akan Tuhan menambah sebercak semangat saya pagi ini. Satu hal yang saya pelajari dasi Sosok Bapak Yosua adalah "Jika kita ingin menjadi pemimpin yang SUKSES maka kita harus TAKUT akan TUHAN" dan mendengar segenap ajarannya

       Ketika kita merasa bahwa kita bukanlah orang yang berguna dan kita merasa kita dipandang sebelah mata oleh orang lain, disitulah titik kelemahan dan kejatuhan kita dimulai.

       Sobat, ingatlah bahwa Tuhan selalu ingin memakai Anak-AnakNya untuk menjadi seorang pemimpin yang mampu membawa bangsa ini mencapai kesuksesannya dan Tujuan MuliaNya yaitu kita semua tinggal bersamaNya di surga kelak.

      Percayal;ah pada dirimu sendiri. percayalah bahwa kamu hebat di dalam segenap kekurangan yang kamu miliki. ingat, bukan orang sehat yang membutuhkan dokter, melainkan orang sakit. jadi jika kita memiliki kekurangan yang membuat kita malu ingatlah bahwa dari kekurangan itu kita akan dibentuk oleh Tuhan untuk mencapai tujuanNya yaitu SUKSES :D